Tiktok Buka Suara Terkait Situs Serupa yang Minta Uang Pengguna

Tiktok Buka Suara Terkait Situs Serupa yang Minta Uang Pengguna

Tiktok Buka Suara Terkait Situs Serupa yang Minta Uang Pengguna

Tiktok melaksanakan klarifikasi bahwa pihaknya tidak mengenai dengan web site web site yang mengfungsikan nama sama dan meminta duwit dengan pelanggan seperti Tiktok e Cash.
“Baru-baru ini, kita memahami bahwa ada web site web site yang mengfungsikan nama TikTok dan meminta duwit berasal dari pengguna,” demikianlah bunyi pengakuan TikTok melalui account Instagram.
Pasang Bola
“Kami tidak bakal dan tidak pernah meminta duwit berasal dari Anda. Kami mohon untuk waspada pada web site ini…Kami berkomitmen untuk merawat keamanan semua pengguna di komunitas kami,” tegas pengakuan itu.

Sebelumnya, sebenarnya sempat ramai soal web site Tiktok e Cash yang menawarkan keuntungan duwit tunai bagi pengguna. Namun, syaratnya pengguna wajib membayar khususnya pernah ongkos keanggotaan sebelum dapat menjadi membuahkan keuntungan.

Biaya keanggotaan Tiktok e Cash ini beragam, menjadi berasal dari Rp499.000 sampai jutaan rupiah. Beberapa penguna mengaku duwit Rp500 ribu itu makin tambah jadi Rp1 juta didalam tiga hari.

“Ada yg main tiktok cash? memadai modal 500k dapet cuan 160k didalam 23hari,” cuit netizen lain.

Makin tinggi ongkos keanggotaan, mereka menjanjikan keuntungan yang semakin besar. Keuntungan didapat dengan mengerjakan pekerjaan gampang seperti melihat video dan menambahkan like.

Saat mendaftar pengguna diminta untuk memasukkan nomor telepon dan kode referal berasal dari pengguna sebelumnya.

Sebagian netizen lain pun kemudian ramai mendiskusikan kalau langkah ini adalah skema ponzi. Lewat skema ini, mereka yang jadi upline mendapat keuntungan berasal dari member yang mereka rekrut kemudian. Namun, orang yang terakhir ikut bakal menderita kerugian kala tak ada kembali orang baru yang ikut langkah ini.

Sementara netizen lain mencuit kalau ia yakin sarana ini sama dengan pendahulunya.

“Aku yakin 1000% Tiktok Cash ini sama kayak pendahulunya.. siap2 aja ya,” cuit @danan_bp

“If it’s too good to be true, it is too good to be true (jika benar-benar indah untuk jadi kenyataan, maka itu sebenarnya benar-benar indah untuk jadi nyata) ,” cuit @jktbne membalas cuitan @danan_bp.

Kunjungi Juga : Berita Terkini Teknologi

Sebelumnya, Ketua Satgas Waspada Investasi(SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK)Tongam L Tobing menyebut aplikasi Vtube yang dikembangkan oleh PT Future View Tech merupakan entitas investasi bodong dengan sebutan lain ilegal. Vtube juga merekrut pengguna dengan langkah sama Tiktok e Cash.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *