Beberpa Fakta Tentang Binatang Cicak Yang Mungkin Belum Kalian Ketahui

caribbeanflamingo

Beberpa Fakta Tentang Binatang Cicak Yang Mungkin Belum Kalian Ketahui – Kadal merupakan reptil yang sering ditemukan di tembok tempat tinggal kita. Hewan ini biasanya aktif pada malam hari untuk mencari mangsa yaitu serangga. Kadal bisa merangkak di sepanjang dinding atau pohon. Tubuh kadal itu panjangnya sekitar empat inci, sebagian besar berwarna abu-abu dan dapat diakses, termasuk hitam dan coklat. Beberapa jenis kadal yang sering Anda jumpai dapat dikategorikan menjadi tiga jenis sebagai berikut.

Beberpa Fakta Tentang Binatang Cicak Yang Mungkin Belum Kalian Ketahui

1. Kadal dinding (Cosymbotus platyurus)

caribbeanflamingo – Tokek dinding sering ditemukan di dinding apartemen dan di antara atap rumah. Tokek ini memiliki tubuh pipih lebar, ekor lebar dan jambul halus di sekeliling tepinya. Jika dilihat di bagian tangan, terdapat lipatan kulit yang agak lebar di bagian bawah perut dan di belakang kaki.

2. Kadal kayu (Hemidactylus frenatus)

Kadal kayu memiliki tubuh yang lebih tipis dari pada kadal dinding. Ekornya bulat, dengan enam baris tonjolan kulit runcing yang memanjang dari pangkal hingga ujung ekor. Kadal kayu lebih suka tinggal di pohon di halaman rumah atau di bagian kayu apartemen, misalnya di atap. Kadang-kadang mereka ditemukan bersama dengan kadal dinding di dinding luar tempat tinggal dekat lampu, tetapi biasanya mereka kalah dalam persaingan memperebutkan makanan.

Baca Juga : Beberapa Fakta Gajah Yang Mungkin Belum Kalian Tau

3. Kadal gula (Gehyra mutilata)

Kadal gula berukuran lebih kecil, dengan kepala bulat dan kulit berdaging transparan. Sering dijumpai di dapur, kamar mandi dan lemari, kadal ini mencari butiran beras atau butiran gula yang menjadi favoritnya. Mereka juga sering tenggelam di cangkir kopi kami. Selain terbagi menjadi lebih dari satu jenis, cicak mencatat bahwa di dalamnya terdapat lebih dari satu fakta unik yang jarang diketahui.

Berikut 8 fakta kadal unik yang harus Anda ketahui.

1. Kadal adalah reptil yang bisa berenang.

Tidak hanya terlalu bagus untuk merangkak karena penyangga kakinya yang berisi cairan lengket, tapi ternyata kadal juga memiliki selaput di kakinya yang memungkinkan kadal untuk berenang. Kemampuan kadal untuk berenang jarang diketahui, karena kebanyakan kadal hidup di darat.

2. Kadal menjadi lebih lemah jika Anda menyentuhnya terlalu lama.

Kadal termasuk hewan yang tidak bisa disentuh tangan manusia untuk waktu yang lama. Ketika hal berikut terjadi, tubuh cicak melemah. Kondisi ini dikaitkan dengan penurunan kinerja organ kadal yang cukup signifikan.

3. Kadal tidak ada, berwarna putih.

Warna kadal biasanya coklat, tetapi biasanya abu-abu, hitam dan coklat (atau transparan). Jika Anda pernah melihat kadal putih sebelumnya, hal berikut akan berlanjut karena pantulan matahari.

4. Kadal memastikan ekornya mengakali musuh.

Banyak orang yang sudah mengetahui tentang kekuatan cicak dalam melabuhkan ekornya (autotomi), karena berikut ini adalah bentuk adaptasi cicak tersebut. Tapi tahukah Anda mengapa kadal selalu bisa hidup saat ekornya patah? Kadal memiliki modulla spinalis, elemen utama saraf pusat kadal, yang membentang dari kepala ke ekor.

Saat ekor kadal robek, bagian sumsum tulang belakang berikut menerima kerusakan ringan, tetapi ini tidak memengaruhi saraf pusat kadal. Ekor kadal mengandung saraf bawah sadar yang memungkinkan kadal bergerak dan bergerak meskipun ekornya terlepas dari tubuhnya. Ekor kadal patah berikutnya menjadi lebih pendek lagi dari yang sebelumnya.

5. Pembentukan ekor kadal terkadang tidak sempurna.

Terkadang kami melihat buntut kadal yang ternyata bercabang. Berikut ini adalah alasan perilaku autotomik kadal, yang mengubah pembentukan sel saat ekor baru tumbuh.

6. Fakta tentang makanan kadal

Kadal merupakan hewan yang menghasilkan makanan terutama makanan yang mereka makan sebelum berubah menjadi feses. Pengolahan makanan berikut ini bisa dilakukan hingga lima kali. Setelah diproses, feses berikut ini mengandung sisa urine tambahan yaitu amonia, sehingga kotoran cicak menjadi keras dan berbau menyengat. Uniknya, kotoran kadal ini dikeluarkan oleh kadal saat sedang dalam bahaya atau ketakutan.

7. Kadal aktif pada malam hari.

Kadal lebih sibuk pada malam hari, sehingga termasuk dalam jumlah hewan nokturnal. Beberapa fakta menunjukkan bahwa penglihatan cicak tidak bekerja dengan baik pada siang hari, sehingga cicak terlibat dalam aktivitas seperti mencari makan di malam hari.